Kamis, 25 Maret 2021

Konsep Routing

Konsep Routing

    Routing, adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah internetwork. Routing juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat hinggap dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya. Untuk melakukan hal ini, digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai router
    Routing adalah kegiatan menentukan jalur pengiriman data dalam suatu jaringan, menentukan jumlah host dalam jaringan, dan lain-lain. Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP address yang dituju dan juga dari topologi jaringan.  Agar keputusan routing tersebut benar, router harus mengenal seluruh seluk beluk jaringan (topologi). Dalam routing dinamis, informasi tentang topologi jaringan juga diperoleh dari router yang lain.

Jenis-Jenis Routing
    Dynamic Routing
        Dynamic routing adalah teknik routing dengan menggunakan beberapa aplikasi                networking yang bertujuan menangani routing secara otomatis. Tabel routing (ARP table)     akan dimaintain oleh sebuah protokol routing, biasanya daemon. Dynamic Routing                Protocol adalah routing protocol yang memungkinkan network admin untuk menset-up        jaringan tanpa harus meng-update konten dari routing table secara manual bila terjadi            perubahan.
    
    Kelebihan dari dynamic routing adalah lebih mudah untuk mengatur jaringan yang besar     dan otomatis akan memilih jalur lain jika suatu jalur rusak
    Kekurangan dari dynamic routing adalah Bendwidth yang dibutuhkan besar, system sebagai                penentu jalur bukan administrator, Membutuhkan RAM yang lebih besar untuk menentukan jalur            terbaik saat terjadi down.

    Static Routing
        Routing statis (Static Routing) adalah proses setting router jaringan menggunakan tabel routing yang dilakukan secara manual saat melakukan konfigurasi. Jika ada perubahan, maka administrator jaringan harus melakukan setting ulang pada jaringan.

        Routing static merupakan pengaturan yang paling simple dalam jaringan komputer, untuk menggunakannya administrator tinggal mengisi dalam tabel entri forwarding pada setiap router yang terhubung pada jaringan tersebut.

    Kelebihan dari statis routing adalah Meringankan kinerja dari prosesor router karena pemrosesan sudah tersebar pada setiap router, Memperoleh informasi dari isi tabel routing pada saat terjadi proses tukar menukar paket.
    Kekurangan dari statis routing adalah Network admin harus mengetahui segala informasi tentang router yang tersambung, Membutuhkan waktu konfigurasi yang lebih lama



Sumber
 https://youtu.be/bTgsQ9rmZyc
https://qwords.com/blog/perbedaan-routing-statis-dan-dinamis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar